amorea teluknaga

mbah rubi kelampok

Kabupaten Brebes Jawa Tengah – Kabupaten Brebes, merupakan kabupaten yang terletak di jawa tengah. Kabupaten Brebes terkenal dengan Wisata Alam yang indah dan khas oleh – oleh Brebes yaitu Bawang Merah dan Telor Asin. Selain terkenal dengan keberadaan Wisata Alam, Wisata Brebes juga terkenal dengan Wisata Religinya. Berikut Wisata Religi yang sering dijkunjungi para Peziarah

1. Makam Mbah Rubi Klampok

mbah rubi
sumber : youtube.com
Makam mbah rubi terletak di desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Kira – kira 3 kilometer dari pusat Kota Brebes. Menurut cerita rakyat Brebes, Mbah Rubi dikenal sebagai orang pertama yang menyebarkan agama Islam di daerah Brebes. Makam Mbah Rubi selalu ramai dikunjungi peziarah dari Kota Brebes maupun luar Kota Brebes, seperti Tegal, Cerbon dan Pemalang. Biasanya para paziarah datang pada malam jum’at kliwon.
baca juga artikel menarik lainnya :

2. Makam Syeh Junaidi Waliyullah di Randusanga Wetan Brebes

ziarah
sumber : brebesnews.co
Ada banyak pendapat mengenai Makam Syeh Junaidi. Pendapat pertama mengatakan bahwa Makam Syeh Junaidi itu tidak ada, Itu hanya Petilasan. Dan pendapat kedua menyatakan bahwa itu benar Makam Syeh Junaidi. Makam Syeh Junaidi terletak di Desa Randusanga Wetan Kabupaten Brebes, Jika dari pusat Kota Brebes kira – kira 9  kilometer. Kiai Junaidi dikenal masyarakat merupakan salah seorang ulama sekaligus Waliyullah yang ikut membesarkan penyebaran Islam di daerah Brebes. Makam syeh junaidi selalu ramai dikunjungi peziarah dari Kota Brebes maupun luar Kota Brebes, seperti Tegal, Cerbon dan Pemalang. Biasanya para paziarah datang pada malam jum’at kliwon.

3. Makam Mbah Ahmad Badawi, Kyai Ketanggungan

Mbah Badawi
sumber : nujateng.com
Mbah Badawi merupakan salah seorang kiai atau ulama yang karismatik. Dari cerita warga sekitar Ketanggungan, bahwa Mbah Ahmad Badawi merupakan salah satu Ulama Brebes yang menaklukan penjajah. Makam Mbah Ahmad Badawi terletak di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes. Makam Mbah Ahmad Badawi selalu ramai dikunjungi peziarah dari Kota Brebes maupun luar Kota Brebes, seperti Tegal, Cerbon dan Indramayu. Biasanya para paziarah datang pada malam jum’at kliwon dengan rombongan Jamiyahan.

4. Makam Pangeran Angkawijaya Losari

Pangeran Angkawijaya merupakan cucu dari Sunan Gunung Jati. Makam Pangeran Angkawijaya terletak di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Jika dari arah timur jalan pantura, nanti lampu merah losari belok kanan. Makam Mbah Pangeran Angkawijaya selalu ramai dikunjungi peziarah dari Kota Brebes maupun luar Kota Brebes, seperti Tegal, Cerbon dan Indramayu. Biasanya para paziarah datang pada malam jum’at kliwon.

5. Makam Mbah Ma’mun bin Ma’sum Luwung ragi

Mbah Ma’mun bin Ma’sum merupakan pendiri Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi. Mbah Ma’mun bin Ma’sum meninggal Pada tanggal 26 Oktober 1986. Makam Mbah Ma’mun bin Ma’sum terletak di desa luwungragi kecamatan bulakamba brebes. Makam Mbah Ma’mun bin Ma’sum selalu ramai dikunjungi peziarah dari Kota Brebes maupun luar Kota Brebes, seperti Tegal, Cerbon dan Pemalang. Biasanya para paziarah datang pada malam jum’at kliwon.
Sebagian Peziarah, mendatangi makam kekasih Allah tentunya untuk mendoakannya. Karena segala sesuatu doa yang mengabulkan itu Allah, makam waliyallah hanya sebagai perantara. sebagaimana posisi malaikat Jibril sebagai perantara yang menghubungkan komunikasi antara nabi Muhammad dan Allah.
Sebenarnya masih banyak lagi makam waliyallah yang ada di Kabupaten Brebes. Seperti Makam Keramat Mbah Sokadana, Makam Purwa Kalisalak dll. Ini saya hanya menjelaskan sebagian Wisata Religi yang ada dibrebes. Semoga artikel  ini bermanfaat bagi anda yang mau berziarah ke Kabupaten Brebes. Matur suwun

Comments

bagus

Comments


  1. Titik BA inilah sebagai PINTU LORONG KALBU yg akan menembus batas dimensi ruang dan waktu.

    Demikian juga alam semesta ini yg merupakan kitab Alloh juga,setiap benda apapun terdiri dari kumpulan titik-titk.semuanya Bersatu dalam Titik,
    Titik itu adalah Allah,
    Syari’at-Tarekat berawal dari Titik,
    Hakekat-Ma’rifat berakhir di Titik.
    Titik itu dalam jasad kita yaitu JANTUNG yg di isi dg SATU NAMA DZAT ALLOH.(ismu dzat)
    Maka dzikir dzahar dan dzikir khofi menjadi titik pertemuan antara lautan dzahir dan lautan batin,itulah pintu ke alam lain,yg menyingkap seluruh rahasiah alam semesta,untuk menyaksikan dan menyatu MANUNGGAL dg satu titik sentral yaitu dzat Alloh SWT,sebagai pusat penggerak dari seluruh titik di alam semesta.
    maka :"TIADA YG DIAM DAN BERGERAK KECUALI ALLOH,TIADA SEGALA SESUATUPUN WUJUD DI ALAM SEMESTA INI KECUALI ALLOH"
    Laailaha ilalloh Laa maujuda ilalloh.
    Allah berfirman : "Bumi kulipat bagi orang beriman.."
    Maksudnya titik-titik dialam semesta dijadikan MATRIX yg di lipat sehingga membentuk lorong waktu, menyingkat jarak dan menembus semua dimensi ruang galaxsi.
    Maka mudah saja bagi Allah meng-isro mirajkan Nabi SAW
    Udah sampai sebelum melangkah.
    Tidaklah heran jika para Waliyullah dari Nusantara dalam sedetik udah pada sampai ke Mekah.

    Maka ketika TITIK BA itu lahir menetes dari dzat lahutiah ke alam sifat jadilah NUR MUHAMMAD..
    Didalam kitab Sirrul Asrar dijelaskan Inilah hakikat dari asal muasal segala yg ada termasuk 7 lapis langit dan bumi..dari Nur Muhammad,
    Apabila ke 7 TITIK CAKRA LATIFAH di dalam diri kita yaitu alam Mikro kosmos sudah tersambung dg DZIKRULLAH menyatu dg TITIK CAKRA ALLAH di alam semesta Makro Kosmos maka itulah LORONG KALBU yg akan menembus ruang dan waktu.

    Aktifkan 7 cakra titik di diri kita dg 7 tingkatan dzikir,
    Yaitu dzikir Dahar (masih di ucapkan oleh mulut lisan), dzikir Khofi(dzikir oleh hati tanpa mulut,dg lisan hati) , dzikir Ruh(dg hening ruh tanpa huruf dan tanpa suara dg gerakan batiniah ruh) , dzikir sirr (dg rasa ning rasa melebihi meditasi dan tapa brata) , dzikir Akhfa(dzikir yg maha samar) , dzikir Natiqa(cipta rasa) , dzikir Kullu jasad( dzikir diseluruh titik tubuh yg tersambung dg titik ilahi dg alam semesta)

    Ternyata puncak rahasiah ilmu tertinggi yg pernah dicapai oleh manusia sepanjang peradaban dunia,dicapai oleh seseorang yg bernama Baginda Muhammad saw , Beliaulah yg ke tujuh titik cakra didirinya di aktifkan dan dinyalakan Allah,
    Oleh Rasulullah saw di wariskan kepada sahabat yg 4, maka sayang sekali jika sekarang kita tidak mempelajari dan mengamalkannya,karena itulah rahasiah dari segala rahasiah.
    Dibuktikan dg isro miraj yg menembus seluruh batas dimensi alam.

    Maka ketika seorang hamba berdzikir berarti ia sedang menyambungkan TITIK TITIK kepada Tuhannya..putus sambungkan-lupa ingatkan lagi..
    Maka dari titik2 itu terbentuklah garis lurus antara hamba dg Tuhannya...inilah garis tauhid yg paling lurus,
    Titik itu kini ada dihati kita,
    Maka berdzikirlah dg dzikir sirri dan dzikir akhfa maka kita menyatu dg sentral titik yg maha tunggal...yaitu Allahu ahad.
    Yg jauh tidak kilometer dan dekatnyapun tidak milimeter..ketika kita ingat sedang berdzikir berarti sedang menyatu dalam satu titik.
    Ana sirra-Ana insun...
    Titik.

    ReplyDelete

Post a Comment